Author Topic: ♥ Minsun's OR Jundi's Short FanFiction ♥ ~ (LITTLE KISS., 27.03.10)  (Read 59796 times)

Offline endree_noona

  • Admin
  • Hero
  • *****
  • Posts: 1713
  • ^True ♥ Never Runs Smooth^
  • Location: heroes city ^^
    • View Profile
Re: ♥ Minsun's OR Jundi's Short FanFiction ♥
« Reply #270 on: March 05, 2010, 08:56:25 am »
wuah ada si ipin upin dunk lanjutannya mi  [hmpfh] [hmpfh] [hmpfh] [laughing] [laughing] [laughing] [rofl] [rofl] [rofl]

And if that love was true... When you love someone It will all come back to you. Coz we are MINSUN family ^^

Offline revynska

  • Police
  • Hero
  • *****
  • Posts: 1639
    • View Profile
Re: ♥ Minsun's OR Jundi's Short FanFiction ♥
« Reply #271 on: March 05, 2010, 08:59:25 am »
mak nonton trs tp sambil bawa alat pacu jantung ma tabung oksigen setiap detik harus ngirup tu tabung [hmpfh] [hmpfh] [laughing] [laughing] [laughing]

hmmm khusus buat daku bole liat tu LIVE nya gratis lagi daku liat bentar abis itu ikut praktek [hmpfh] [hmpfh] [laughing] [laughing] [laughing] [laughing] [laughing]

mami endingnya harus yg JEDERRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRR [smiley-dance013] [smiley-dance013]


ADAM COUPLE SELCA

Offline Be my self

  • Admin
  • Hero
  • *****
  • Posts: 7360
  • that winkkkk!!! *fainted
    • View Profile
Re: ♥ Minsun's OR Jundi's Short FanFiction ♥
« Reply #272 on: March 05, 2010, 09:01:12 am »
jederrrrrrrrrrrr tuh apaan sih [biggrin]

noona b, gw ga tertarik bikin cerita anak2, maksud gw tuh cerita anak2 mereka setelah gede [laughing]

EVIL SMILE ^^

'LOVE' ... keeps it strong!!!

Our MinSun

Offline endree_noona

  • Admin
  • Hero
  • *****
  • Posts: 1713
  • ^True ♥ Never Runs Smooth^
  • Location: heroes city ^^
    • View Profile
Re: ♥ Minsun's OR Jundi's Short FanFiction ♥
« Reply #273 on: March 05, 2010, 09:11:40 am »
ye mami moso anaknya wes gede seh udah keriput dunk minsunnya  [hmpfh] [hmpfh] [hmpfh]

mi gak ke soompi di joondi tret si FP posting something interesting tuh pasti u seneng dah bikin hati berbunga2 baru baca ae udah nyengar nyengir ndiri  [hmpfh] [hmpfh] [hmpfh]

And if that love was true... When you love someone It will all come back to you. Coz we are MINSUN family ^^

Offline Be my self

  • Admin
  • Hero
  • *****
  • Posts: 7360
  • that winkkkk!!! *fainted
    • View Profile
Re: ♥ Minsun's OR Jundi's Short FanFiction ♥
« Reply #274 on: March 05, 2010, 09:13:29 am »
ok kesana, baru dikasih tahu ama flora jg nih [biggrin]

EVIL SMILE ^^

'LOVE' ... keeps it strong!!!

Our MinSun

Offline revynska

  • Police
  • Hero
  • *****
  • Posts: 1639
    • View Profile
Re: ♥ Minsun's OR Jundi's Short FanFiction ♥
« Reply #275 on: March 05, 2010, 09:17:05 am »
jederrrrrrrrrrrr tuh apaan sih [biggrin]

noona b, gw ga tertarik bikin cerita anak2, maksud gw tuh cerita anak2 mereka setelah gede [laughing]

JEDERRRRRRRRRRRRRRRRRRRR apa ye mi itu loh harus yg NENDANGGGGGGGGGGGGG gitu loh punk punk


ADAM COUPLE SELCA

Offline oqyoiko

  • Superintendent
  • Hero
  • *****
  • Posts: 1265
  • just be Ur SeLf & bE thE bEsT,,,,
  • Location: indonesia
    • View Profile
Re: ♥ Minsun's OR Jundi's Short FanFiction ♥
« Reply #276 on: March 05, 2010, 09:22:25 am »
 [AddEmoticons04235] huaaaaa mamiiiiii ni chp maknyoooozzzzzz tenan deh [love eyes] [love eyes] [love eyes] [love eyes] duh2 snenk bgt bru bres ngerjain tugas langsung disuguhkan bginian mi [hmff] [hmff]

jd ga nahan ma endingnya niy aq [smiley-dance013] [smiley-dance013] [smiley-dance013]
udah nyerempet2 WF niy sualnya jdnya punk punk punkdeh mi.... [clap] [clap]
thx so much tuk niy chp yaaa mi [smiley-gen013] [smiley-gen013]

huaaa mak nem n mami,, di tret lg da apa niy??? mau mau mau [upin02] [upin01] style... [hmpfh] [hmpfh]
"MinSun & YongSeo is Sweet & Cute Couple "


Offline Vay_za

  • Senior
  • ****
  • Posts: 917
    • View Profile
Re: ♥ Minsun's OR Jundi's Short FanFiction ♥
« Reply #277 on: March 05, 2010, 10:33:57 am »
Cihuuuiii... chap baru... [smiley-dance013] [smiley-dance013] [smiley-dance013]

Quote
"YEAHHHHHHHHHHH!!!". Junpyo berteriak keras. Mendadak dia mengunci wajah Jandi dengan tangannya dan mendaratkan ciuman yang teramat panas di bibir Jandi. Disedotnya bibir mungil itu sepenuh hati. Keras dan agak menyakitkan, sehingga menyebabkan Jandi berteriak keras.
Disedot mam??  [2vil3jc] ea' minum jus aja [rofl] [rofl] [rofl]

Quote
Desahan dan erangan lembut terdengar dari mulut mereka. Ciuman, lumatan dan jilatan semakin memanas. Junpyo mulai menurunkan ciumannya. Dan tangannya juga mulai bergerak, membuka kancing baju Jandi. Sebuah, dua buah, tiga buah ... kancing-kancing itu mulai terbuka satu persatu. Sampai kancing keempat, mereka berdua terhentak dari ketidaksadarannya oleh deringan nyaring ponsel dari saku celana Junpyo.

Dengan gugup Junpyo merogoh ponsel dari saku celana. Jandi segera melepaskan diri dari dekapan Junpyo. Monitor ponsel memperlihatkan nama Woobin. Junpyo mengangkat wajah dari ponsel ke Jandi.
"Woobin ...", katanya pelan.

Song Woobin cari mati ya!!!  [head break] [head break]

Quote
Jandi berbalik dan bermaksud pergi dari situ. Tapi tarikan dari tangan Junpyo menghentikan langkahnya.

"Jandyaaa .. jangan pergi!! .. saya mohon .. jangan pergi!! .. temani saya ... malam ini ...", kata Junpyo pelan, dengan nada dalam mengetarkan hati dan sinar mata redup yang menghanyutkan .
[nono] [nono] [nono] Jjiiahh mami udah on gini kok malah diputus seh... banghead banghead banghead


Bentar lagi update yg bengkok2 ama TDC ya mam... [hmff] [hmff] [hmff]

Offline IZZ

  • Police
  • Full
  • *****
  • Posts: 271
  • MinSun Is Real ^^
    • View Profile
Re: ♥ Minsun's OR Jundi's Short FanFiction ♥
« Reply #278 on: March 05, 2010, 01:31:42 pm »
mam mianhe, tadi gw abis chat bentar di spazzbox malah ketiduran xixixi...
abis gw ketiduran ngomongin apa aja mam???
hiyaaaaaa...mami nakal  [hammer] [hammer] selalu buat ending disaat yang tidak pas  [nono] [nono]

mam mantabs ni, tadinya gw kira si JPnya yg baklan tetap dingin ma Jandi eh tapi malah si Jandi nya yg masih stay cool ma JP ya..
tapi tetap aja tu gak bisa boong buktinya waktu dikisu membalas  [jumpy] [jumpy]
wkkk kocak tu waktu si JP jealous ama yi jung, trus gak nyangka juga ternyata si woo bin ya yg ama JK?? gw kira kemaren malah si ji hoo
mam chapter depan harus lebih mantabs ya, xixixi.....pasti ntar kl si Jandi hamil si JP nya baklan lebay bgt ni ma temen-temennya LOL..

ok dech makasi ya mam update-annya, buruan yg lain diupdate juga haha..
siggy by endree noona ^^v

Offline Be my self

  • Admin
  • Hero
  • *****
  • Posts: 7360
  • that winkkkk!!! *fainted
    • View Profile
Re: ♥ Minsun's OR Jundi's Short FanFiction ♥
« Reply #279 on: March 06, 2010, 04:04:37 am »
izz, iya tuh si jp bawaannya jealous terus [hmpfh] [hmpfh] si yijeong punya anak duluan kan wajar soalnya udah berhubungan badan dgn gaeul, klu jp kan lom, klu jandi ampe habis malahan dia yg bakal mati bunuh diri [laughing] [laughing] .. iya si woobin yg gw pasangin ama jaekyung bukan jihoo, gimana nih setuju ga semuanya [hmpfh]

mak yem, oh nendang ya, ok araso [hmpfh]

vay, yg bengkok2 udah gw selesaiin tp lom diketik [hmpfh] TDC ttp lom dibuat jd tunggu aja deh [laughing]

EVIL SMILE ^^

'LOVE' ... keeps it strong!!!

Our MinSun

Offline endree_noona

  • Admin
  • Hero
  • *****
  • Posts: 1713
  • ^True ♥ Never Runs Smooth^
  • Location: heroes city ^^
    • View Profile
Re: ♥ Minsun's OR Jundi's Short FanFiction ♥
« Reply #280 on: March 06, 2010, 04:20:37 am »
CHAPTER 3


“ah…gwenchana..Ga Eul-aa” Hyesun menjawab lemas.


“Kurasa kau sedang tidak enak badan, kalau begitu aku batalkan saja para pasien hari ini” Ga Eul cemas melihat wajah Hyesun yang pucat. Hyesun hanya mengangguk pelan ke arah Ga Eul. Ga Eulpun segera beranjak pergi ke luar menemui pasien Miss Sunshine dan meminta maaf kepada mereka. Sementara Hyesun masih terduduk di kursinya masih terdiam. Minho yang melihatnya merasa bersalah.


“Kau sudah puas…” tanyanya lemas kepada Minho.


“Yya….aku kan hanya….” Sahut Minho namun dipotong cepat oleh Hyesun


“Sekarang aku minta kau pergi cepat selama aku masih baik….Ka…..” Hyesun mengusir Minho suaranya bergetar meredam kemarahannya. Akhirnya Minho pun pergi karena kali ini dia benar-benar tau kalau Hyesun benar-benar marah padanya. Setelah kepergian Minho, Hyesun menutup wajahnya sendiri dengan kedua tangannya. Kemudian menggigit kukunya. Kebiasaan ini dilakukan kalau dia sedang marah atau cemas.





Ga Eul kembali masuk keruangannya membawa secangkir kopi panas kemudian meletakkannya diatas meja Hyesun. Hyesun masih sama masih menggigit kukunya sendiri tidak bicara apapun. Akhirnya Ga Eul memberanikan dirinya untuk berbicara kepada Hyesun.


“Sun-aaa, kau baik-baik saja, apa kau sakit” tanyanya lembut. Hyesun hanya menggeleng pelan.


“Apa yang terjadi tadi, kau baik-baik saja” tanyanya lagi dan lagi-lagi Hyesun tidak menjawab pertanyaan Ga Eul dan hanya mengangguk pelan. Ga Eul menarik nafasnya dalam-dalam dan di hembuskannya perlahan.


“Sudahlah lebih baik kau pulang sekarang dan beristirahatlah” kembali Ga Eul berbicara menarik lengan Hyesun untuk berdiri.


“Ayo aku akan mengantarmu” lanjutnya lagi. Hyesun hanya menuruti kata-kata Ga Eul. Ga Eul memanggil taxi kemudian mereka berdua pun pergi menuju ke rumah Hyesun. Sepanjang perjalanan Hyesun hanya diam. Matanya memandang keluar jendela melihat pemandangan sekitar.


Setengah jam kemudian mereka sampai dirumah Hyesun. Ga Eul membuka pintu rumah dan menuntun Hyesun masuk kedalam dan membantunya duduk di sofa. Setelah itu Ga Eul mengambilkan air minum untuknya. Hyesun menerima segelas air putih dari tangan Ga Eul dan meminumnya sampai habis.


“Gomawo…” sahutnya pelan. Sementara Ga Eul hanya tersenyum kecil.


“Kau sudah agak baikan sekarang??” Ga Eul bertanya lembut. Hyesun menganggukkan kepalanya pelan.


“Pergilah, aku sudah tidak apa-apa kok” sahutnya pelan.


“Kau yakin” sahut Ga Eul, wajahnya masih cemas melihat sahabatnya itu.


“Hmmm, aku baik-baik saja. Sudahlah pergilah” sahut Hyesun tersenyum kecil.


“Baiklah kalau begitu aku pergi dulu, kalau kau butuh sesuatu atau kau sudah ingin membicarakan hal ini denganku hubungi aku kapan saja, arasso” jawab Ga Eul, tersenyum. Kemudian Ga Eul pun beranjak pergi.


“Oya, lebih baik beristirahatlah dulu beberapa hari sementara ini kau tidak usah praktek dulu” seru      Ga Eul ketika dia akan keluar dari rumah itu. Hyesun mengangguk perlahan dan tersenyum.


Sekarang Hyesun sudah berada di rumahnya lagi sendirian. Dengan malas melangkahkan kakinya ke kamarnya dan merebahkan tubuhnya di ranjang. Minho tidak terlihat dimanapun. Hyesun memejamkan matanya, dia ingin tidur sepuasnya hari itu. Tidak terasa diapun terlelap sampai sadar dia terbangun pada malam hari. Hyesun menuju ke kamar mandi untuk mandi dan berganti pakaiannya, saat selesai dengan aktivitas mandinya perutnya mulai terasa keroncongan maka diapun melangkah ke bawah. Rumah itu sangat sepi. Hyesun menyalakan beberapa lampu untuk menerangi rumah dan halamannya. Dia mulai memasak makan malamnya.


Sampai dia selesai makan tidak didapatinya Minho dimanapun. “Bagus, mungkin dia sudah benar-benar pergi sekarang” gumamnya sendiri. Karena telah tertidur lama siang tadi maka malam ini dia benar-benar tidak tidur. Matanya fresh. Hyesun menyalakan TVnya, mengganti-ganti channel di TVnya. Tidak ada acara yang menarik pikirnya sampai kemudian dia memencet sebuah channel yang sedang membahas tentang arwah yang gentayangan.


Dia mulai tertarik menyimak acara tersebut. Host TV itu menginformasikan semua hal tentang arwah dan sebagainya namun yang membuatnya tertarik adalah statement si pembawa acara atau si narasumbernya yang mengatakan bahwa arwah yang bergentayangan di bumi itu karena masih ada urusan yang belum diselesaikannya atau jasadnya yang tidak ditemukan karena itu tidak dapat kembali ke akhirat.


Hyesun melihat acara itu sampai selesai dan mulai memikirkan Minho. “Apa dia juga ada urusan yang belum diselesaikannya atau jangan-jangan dia korban pembunuhan dan mayatnya dibuang kesuatu tempat sehingga tidak ditemukan” gumamnya sendiri. Mendadak Hyesun merinding membayangkannya, bulu-bulu ditengkuknya berdiri. Namun segera di usirnya jauh-jauh hal-hal yang membuatnya menjadi ketakutan. Hyesun menggeleng-gelengkan kepalanya.


“Aushhh… kenapa aku jadi memikirkan dia sih memang apa perduliku dengan hantu brengsek itu” mengomel kepada dirinya sendiri.


“Sun-aaaaaa…..sadar…sadar” lanjutnya lagi menepuk-nepuk pipinya sendiri.


Malam itu Hyesun benar-benar tidak tidur, dia menghabiskan waktunya untuk bermain internet, browsing dan googling sesekali dia juga blooging sampai puas sampai matanya menjadi penat. >>>> namanya juga cenayang modern  whistling


Setelah itu dia menuju ke kamarnya dan memutuskan untuk membaca novel yang dibelinya beberapa minggu yang lalu yang tidak sempat dibacanya. Novel roman menjadi pilihannya kali ini karena Hyesun suka membaca segala sesuatu yang berbau percintaan yang romantis, dia selalu membayangkan dirinya sebagai tokoh di dalam novel-novel roman yang dibacanya.  Tanpa terasa dia kembali tertidur dan bangun pada keesokan siangnya.


Saat dia membuka matanya malas, masih belum beranjak dari tidurnya, berganti posisi tidur menyamping. Kemudian dia merasakan sesuatu. Dibukanya matanya perlahan-lahan. Tadaaaaa……


“Selamat siang…..” Minho kini berbaring disampingnya melihat ke arahnya dan tersenyum.


“Ka..KAUUUUUUU” Hyesun berteriak kaget, segera bangkit dari tidurnya. Ditariknya selimut menutupi tubuhnya


“Ap..apa yang kau lakukan disini hah, di tempat tidurku mau apa kau dasar pervert” Hyesun mencibir Minho.


“Mwoo…. apa maksudmu???” Minho mengernyitkan kedua alisnya, matanya berputar kemudian dia tertawa.


“Hahahaha…. Kau takut aku akan melakukan sesuatu padamu yah. Ckckck ternyata kau ini yang berpikiran kotor yah, jangan-jangan kau ini masih perawan yah ckckck” ujar Minho menggoyangkan jari telunjuknya kepada Hyesun. Sebuah senyuman nakal tersungging dibibirnya.


“Ka..Kau…” Hyesun menyahut keras melemparkan sebuah bantal ke arah Minho namun tentu saja bantal itu hanya melewati Minho. Hyesun bersiap untuk memaki kembali namun dia berhenti dan hanya terdiam.


“Yah…aku ini kan hantu lagipula aku juga tidak akan bisa menyentuhmu bodoh, kau juga tidak akan bisa menyentuhku, lihatlah ayo coba kau sentuh aku ..ayo” Minho menggoda Hyesun. Sementara Hyesun hanya memonyongkan bibirnya kesal.


“Lagipula aku tidak tertarik dengan wanita sepertimu, aku ini tipe-tipe lelaki pecinta wanita seperti Maria Ozawa” Minho berkata dengan bangganya membuat Hyesun semakin kesal.


“Lalu kau mau apa kesini lagi hah, bukankah kau sudah pergi kenapa kembali” sahut Hyesun tajam.


“Miane…… kemarin aku sudah membuatmu marah” sahut Minho pelan, nada penyesalan terdengar di suaranya. Minho tersenyum. Sebuah senyuman yang manis yang sanggup meluluhkan kemarahan Hyesun.


Hyesun bangkit dari tempat tidurnya dan menuju ke kamar mandinya. 10 menit kemudian dia keluar. Minho sudah tidak berada disana. Kemudian Hyesun pun keluar dari kamarnya dan turun kebawah.  Didapatinya Minho dibawah sedang duduk di sofanya. Hyesun berpura-pura tidak memperdulikan Minho yang melihatnya turun. Dia menuju ke dapurnya untuk memasak sarapan dan makan siangnya  [hmpfh] karena dia bangun kesiangan


Tidak ingin mengulang kejadian sarapannya yang hancur kemarin, sesekali Hyesun menoleh ke belakang untuk memastikan bahwa Minho tidak akan mengejutkannya lagi. Dilihatnya Minho masih duduk disofanya. Sampai masakannya selesai, Hyesun kemudian membawa sarapannya ke meja makan dan mulai memakannya.


“Hey…. Minho-ssi” panggilnya pelan. Minho menoleh ke arahnya.


“Ada apa?” tanyanya.


“Ah..aniyo… aku… aku hanya mengetes pendengaranmu saja” jawab Hyesun asal. Memasukkan garpu ke mulutnya. Minho berjalan mendekati Hyesun dan duduk di sampingnya. Melihat Hyesun yang makan dengan rakusnya. Dilihat oleh pria tampan seperti Minho tentu saja membuatnya gugup. Untuk menutupi kegugupannya Hyesun meminum banyak air putih sampai perutnya kenyang.


“Kau ini rakus juga yah, kau makan seperti babi. Pantas saja kau masih perawan mana ada lelaki yang mau denganmu” Minho bicara dengan cueknya.

“Apaaaaa…. Apa kau bilang…”   Hyesun memonyongkan bibirnya. Minho tertawa melihat Hyesun yang ngambek.  [heh]


“Ahhh…mianeeeee..” kata Minho. Hyesun masih cemberut dan menyelesaikan makannya. Setelah itu dia menuju ke wastafel dan mencuci piring dan gelasnya sementara Minho sibuk memperhatikan Hyesun terdiam dan menggaruk-garuk kepalanya. Setelah selesai mencuci piring dan gelasnya, Hyesun menuju ke TV dan menyalakannya. Dia duduk santai disofanya. Kakinya menyilang memperlihatkan pahanya yang mulus. Minho tertegun melihat kaki Hyesun yang indah dan tidak berhenti memelototi kaki Hyesun yang putih mulus tanpa noda. Minho menelan ludahnya sendiri tentu saja Hyesun tidak tahu kalau Minho sedang memperhatikannya karena dia sedang berkonsentrasi melihat tayangan TV.


“Hmmmm, ternyata dibalik penampilan antiknya ada juga yang bagus darinya” Gumam Minho dalam hatinya. “Kaki itu…Oh..Gosh…indah sekali” lanjutnya lagi masih menggumam di dalam hati. Tiba-tiba Minho merasakan panas di wajahnya. Jantungnya berdebar-debar. Digelengkan kepalanya pelan mencoba mengusir rasa tidak nyaman di hatinya.  [hmpfh] udah mupeng soalnya  [on]


Hyesun menoleh ke arah Minho. Minho tersentak refleks membuang muka karena dia tidak ingin Hyesun melihatnya seperti itu.


“Yyaa….gwenchana” Tanya Hyesun pelan melihat Minho yang bertingkah aneh.


“G..gwenchana” sahutnya gugup. Sementara Hyesun hanya mengernyitkan alisnya.


“Minho-ssi…. Boleh aku bertanya sesuatu” lanjutnya kemudian.


“Ka..kau..mau bertanya apa” Minho masih menjawab gugup masih tidak berani melihat Hyesun.


“Yah..kau yakin kau baik-baik saja?” Hyesun menekankan kata “baik-baik saja” karena melihat Minho yang bertingkah tidak seperti biasanya.


“Ahhh…gwenchana….” Sahut Minho cepat. “Memang kau mau bertanya apa sih” lanjutnya lagi, kali ini dia sudah bisa menguasai dirinya.


Hyesun mengangkat satu kakinya di sofa dan memutar tubuhnya ke samping satu tangannya diletakkan ke arah sofa.


“Minho-ssi, bagaimana kau meninggal dan kapan itu terjadi” tanyanya kepada Minho dengan nada yang serius.


“Mwooo…. Wegude???, kenapa tiba-tiba kau ingin tahu” jawab Minho.


“Ahniyo… hanya saja apa kau ingin bergentayangan selamanya” lanjut Hyesun. Minho berpikir sejenak alisnya terangkat ke atas. Kemudian “Sejujurnya aku tidak ingat bagaimana aku bisa meninggal, saat sadar aku sudah seperti ini” jawabnya. Hyesun mendengarkan penjelasan Minho dengan seksama.


“Kapan itu terjadi Minho-ssi, maksudku sudah berapa lama kau bergentayangan seperti ini” Hyesun kembali bertanya.


Minho : “Hmmmm…. sekitar 3 sampai 4 tahunan”


Hyesun : “Wah…cukup lama juga yah, lalu apa kau selalu sendirian seperti ini??”


Minho : “Tidak juga, bisa dibilang sebelumnya juga pernah ada yang bisa melihatku sebelum kau”


Hyesun : “Oh, begitu… lalu dimana orang itu sekarang kenapa kau tidak bersamanya”


Minho : “Karena dia sudah meninggal 6 bulan yang lalu”


Hyesun : “Mwoooo??? Meninggal??? Bagaimana dia meninggal” Hyesun semakin penasaran mendengar cerita Minho.


Minho : “Dia meninggal karena kecelakaan sewaktu dia menyebrang jalan ada sebuah truk yang melintas dan menindasnya”


Hyesun : “Bagaimana bisa seperti itu, kau tidak bersamanya waktu itu kau ada dimana??”


Minho : “Aku… aku ada disana kami sedang berjalan-jalan dan bercanda tapi karena dia tidak memperhatikan jalan jadinya dia tertabrak, hmmm kira-kira seperti itulah tapi anehnya aku tidak bertemu dengan arwahnya. Kenapa yah??”


Minho terus berbicara dengan santainya. Sementara Hyesun hanya melongo saja, mulutnya terbuka. Tiba-tiba keringat dingin keluar membasahi wajahnya yang mulai memucat. Hyesun mendadak terdiam. Minho menoleh kepadanya dan melihat Hyesun dengan panik.

“Yya…gwenchana??” Minho bertanya kepada Hyesun dengan khawatir. Sementara Hyesun hanya menggeleng-gelengkan kepalanya saja.


“Yya…” seru Minho kembali. Hyesun menelan ludahnya, sesaat kemudian dia bangkit dari duduknya dan berjalan menuju kamarnya. Tubuhnya sempoyongan dan beberapa kali terantuk sesuatu sebelum sampai di kamarnya. Minho mengikutinya dari belakang sambil berpikir kenapa Hyesun tiba-tiba berubah. Hyesun membaringkan tubuhnya diatas ranjangnya. Bibirnya bergetar.


“Me..me..mening..gal??” gumamnya pelan setengah meratap. Minho menangkap maksud perkataan Hyesun.


“Yya…. Jadi begitu yah, kau takut kalau kau akan bernasib sama dengan orang itu” Minho tertawa geli. Hyesun masih terdiam.


“Hey, dia hanya sedang sial itu saja” Minho masih tersenyum melihat Hyesun. Hyesun bangkit dari posisi tidurnya dan kemudian duduk di ranjangnya.


“SIALLLLL???, mudah sekali kau berkata sial seolah-olah itu suatu hal yang biasa bagimu” Hyesun menjawab setengah meratap.


“Yyaaa…. bahkan umurku baru 22 tahun dan aku juga belum pernah memiliki seorang kekasih dan belum menikmati indahnya bercinta dengan orang yang aku sayangi dan kau bicara sesuatu seolah-olah itu hal yang biasa bagimu hah” lanjutnya lagi, kali ini air mata sudah mulai jatuh menetes dipipinya. Ditatapnya Minho dengan pandangan sedih. Minho mendadak kehilangan kata-kata melihat Hyesun seperti itu.


“YYa….., tapi itukan bukan salahku, aku sudah memperingatkannya tapi aku tidak bisa menyelamatkannya karena aku tidak bisa menyentuhnya” sahutnya pelan. “Mianeee…..” lanjutnya lagi. Hyesun tertegun mencerna kata-kata Minho. Ada benarnya juga apa yang dikatakan oleh Minho namun separuh hatinya tidak rela membayangkan kalau dia nantinya akan bernasib sama seperti orang yang diceritakan oleh Minho. Karena itu dia menangis sejadi-jadinya seolah-olah dia akan bernasib sama dengan teman Minho terdahulu. Minho menjadi bingung mencoba menghiburnya dengan berbagai cara mulai dari cara sederhana dengan bilang “YYa…Yya….Yya…” >>> kayak iklan KB aja ya ya ya  [hmpfh]


Trus “Hei…Hei…” opo maning to iki  [heh]. Hyesun masih tidak bergeming bahkan tangisnya makin menjadi-jadi. Minho kalang kabut dia berjalan bolak-balik sambil mengacak-acak rambutnya, mencubit pipinya, menampar mulutnya, menjewer telinganya lho kok xixixixi just kidding bok mino cmn ngacak-ngacak rambutnya doank kok  [hmpfh]





Minho tampak sangat frustasi mendengar suara tangis Hyesun yang semakin keras. Dia berpikir dan berpikir sampai dia tidak tahan sendiri.


“STOOOPPPP” serunya keras kepada Hyesun. Hyesun tersentak mendengar suara Minho.


“Mwo……” Masih terisak-isak.


“Hentikan aku sudah tidak tahan please jangan menangis lagi yah..yah..yah…” Minho memohon, kedua tangannya diletakkan didepan dadanya memohon Hyesun untuk berhenti menangis.


“Baiklah kau boleh minta apa saja padaku asal aku bisa lakukan akan aku lakukan tapi tolong berhentilah menangis yah” suaranya memelas. Hyesun memandang Minho sejenak terdiam dan berpikir.


“Kau….. menyanyilah dan berjoget untukku” sahut Hyesun pelan masih diantara isakan tangisnya.


“Mwooooo…” Minho mengernyitkan alisnya “ Kau min..minta..aku apa” lanjutnya lagi. Hyesun memandang Minho bersiap untuk menangis lagi.


“Yya…. Arasso..arasso… baiklah aku akan menyanyi dan berjoget untukmu tapi to..tolong..jangan menangis lagi oke” Minho tersenyum canggung. Hyesun menganggukkan kepalanya pelan. Kemudian Minho mulai menyanyi lagu “Three Bear”



kom sema-ri-ga

han chi-be-yi-so


Minho mulai menyanyi pelan tanpa intonasi sama sekali. Badannya juga tidak bergerak hanya diam. Tidak bersemangat.


“Yya….. kenapa kau tidak semangat dan mana katanya kau akan berjoged juga” Hyesun mengarahkan jari telunjuknya ke Minho. Minho berhenti menyanyi karena Hyesun sudah menginterupsinya.


“Aushhhh…..” sahutnya pendek, melihat ke arah Hyesun frustasi. Hyesun mulai terisak-isak lagi.


“Yash…. Baiklah…baiklah aku akan berjoget juga untukmu, aish… memalukan sekali untung hanya kau yg bisa melihatku kalau tidak bisa hancur reputasiku” omelnya pelan kepada Hyesun.


“MWooooooo….” seru Hyesun, akan membuka mulutnya lagi ketika dia mendengar suara Minho kembali bernyanyi.



kom sema-ri-ga

han chi-be-yi-so

appa gom

omma gom

ae-gi gom


Kali ini Minho bernyanyi dengan berjoget ala teletubbies. Tangannya bergerak ke kiri ke kanan atas bawah. Hyesun masih diam cemberut melihat Minho. Minho kembali bernyanyi.


appa gommun tung-tung-hae

omma gommun nal-shin-hae

ae-gi gommun na bul-gwi-yo-wo

hishuk hishuk cha-rhan-da


Hyesun sedikit tersenyum saat Minho menggoyangkan pinggang dan pantatnya dan berputar mengikuti nyanyian. Saat Minho selesai bernyanyi Hyesun tertawa senang melihat Minho. Semakin lama suara tawanya semakin keras.


“Puas…. Kau sudah puas…. Lihat dirimu tertawa sekarang hah” Minho mencibir dan cemberut. Sementara Hyesun tetap tertawa melihat tingkah Minho tadi. Meskipun bibirnya cemberut namun jauh di dalam hatinya Minho senang karena sudah berhasil membuat Hyesun tertawa. Cukup lama mereka seperti itu sampai akhirnya merekapun kembali bercanda seperti biasanya.



And if that love was true... When you love someone It will all come back to you. Coz we are MINSUN family ^^

Offline pink_girly

  • Full
  • ***
  • Posts: 341
  • <3 MinSun
    • View Profile
Re: ♥ Minsun's OR Jundi's Short FanFiction ♥
« Reply #281 on: March 06, 2010, 05:52:23 am »
waduh... klo si oppa bisa megang pasti udah di  [kiss] si oenni... [on] [lovestruck] or tangan nya oppa udah dipaha oenni xixixi... [hmpfh] [on]

Offline Be my self

  • Admin
  • Hero
  • *****
  • Posts: 7360
  • that winkkkk!!! *fainted
    • View Profile
Re: ♥ Minsun's OR Jundi's Short FanFiction ♥
« Reply #282 on: March 06, 2010, 06:24:29 am »
noona b, katanya mau hiatus dua minggu whistling whistling di [hammer] [hammer] ama noona b gara2 udah diupdate masih protes lg [hmpfh] [hmpfh]
thanks ya noona b, gw jd mikir mungkin akhirnya minho bisa menyentuh hyesun, ya setelah keduanya udah saling jatuh cinta [lovestruck] pasti pd mupeng deh semuanya klu bener bgt kejadiannya [laughing] [laughing] ~termasuk gw [jumpy] [jumpy]

EVIL SMILE ^^

'LOVE' ... keeps it strong!!!

Our MinSun

Offline endree_noona

  • Admin
  • Hero
  • *****
  • Posts: 1713
  • ^True ♥ Never Runs Smooth^
  • Location: heroes city ^^
    • View Profile
Re: ♥ Minsun's OR Jundi's Short FanFiction ♥
« Reply #283 on: March 06, 2010, 06:40:59 am »
ye mami neh aku balikin  [head break] [head break] [head break] bisa pegang gimana lha wong hantu kok bisa pegang2  [hmpfh] [hmpfh] [hmpfh] katanya minta reinkarnasi yh masih lama dunk updatenya 20 tahun lagi  [laughing] [laughing] [laughing]

And if that love was true... When you love someone It will all come back to you. Coz we are MINSUN family ^^

Offline Be my self

  • Admin
  • Hero
  • *****
  • Posts: 7360
  • that winkkkk!!! *fainted
    • View Profile
Re: ♥ Minsun's OR Jundi's Short FanFiction ♥
« Reply #284 on: March 06, 2010, 06:47:44 am »
yaaaa si noona b ga nonton ghost ya, di situ kan dua org dr dunia berbeda jg bisa saling menyentuh kan [biggrin] ~tampang alim [goodgrief] [hmpfh] nih gw kembaliin [head break] [head break] [head break] hammer2 [fighting] [hammer]

EVIL SMILE ^^

'LOVE' ... keeps it strong!!!

Our MinSun