Author Topic: The Little Coward --clueeeee!!! next banner and song ^^  (Read 46564 times)

Offline aisshin

  • Senior
  • ****
  • Posts: 875
  • cute LEADER SNSD ! ^^taeyeon^^
  • Location: sidoarjo
    • View Profile
waaah mi makasih dah update walopun dikit [sweat] [sweat] [biggrin] [biggrin]
hye sun disini karakternya tuh bikin geregetan aje [dry]
jangan2 mino tuh sering manfaatin hye sun ya mi ? [chin] [chin]

BAIFERN & MARIO [lovestruck]

Chainezz_Vian

  • Guest
Wah mii akir.a d update juga. . . [clap] [clap]           
duh hye sun msh childish bnget ya. . . [heh]   Bsa.a mlu" meong aja nie. Ckck [hmff]       mii prasaan aQ,     mino ngo inggris klo ama hye sun do0nx dech? Ada mksud tertentu kh mii? [hmff] [hmpfh]       
nah, krna klo update gk long. Jd gk blh lama" loh mii update,a.  Oce? ^.^

fara

  • Guest
Mami gomawo udh diupdate [lovestruck] [lovestruck] [lovestruck]
hyeSun lucu banget tingkah malu-malu ke minho sampe sering kepentok gitu mi [hmpfh] [hmpfh] [hmpfh] udah gitu minho malah senyum-senyum gitu pas tau hyesun salting tiap ketauan lg ngintip kegiatannya minho [hmpfh]
jangan2 minho juga suka lagi ma hyesun [lovestruck] [lovestruck] [lovestruck]
kayaknya karakter hyesun di ff ini pemalu bgt ya mi? Hehehe

Offline tisa

  • Newbie
  • *
  • Posts: 60
  • minsun always in my heart :)
    • View Profile
waaah mi makasih dah update walopun dikit [sweat] [sweat] [biggrin] [biggrin]
hye sun disini karakternya tuh bikin geregetan aje [dry]
jangan2 mino tuh sering manfaatin hye sun ya mi ? [chin] [chin]
betuuuuuuuuuuuuuul [whip] [whip] [hmpfh]

Offline Be my self

  • Admin
  • Hero
  • *****
  • Posts: 7360
  • that winkkkk!!! *fainted
    • View Profile
loh tp bener kan mam mino emang slalu bikin klepek2 jgn bilang kalo mami udah ga kesetrum sm mino asik2 kalo gt sini mino buat eke aja mam *plakplakplak* [hmpfh] [hmpfh] [laughing] [laughing] [laughing]
[guns] [guns] [guns] mampus lu [hmpfh]

aisshin, [nono] [nono]

fara, bukan pemalu tapi penakut [hmpfh]

tisa, hy say [biggrin]

EVIL SMILE ^^

'LOVE' ... keeps it strong!!!

Our MinSun

Offline Aurel " lusy" Aurellya

  • Junior
  • **
  • Posts: 227
  • kyaaa jun pyo sexy bgeth
  • Location: padang, indonesia
    • View Profile
Hah, gw baru engeh kalo fic ini punya mami, abis gak biasanya mami bikin fic fun ginih, hehehe
but i like it, lebih suka crita ringan drpd yang berat2
*tipeyanggakmauribet*
lanjutin yo mam
pendek gpp, tapi sering *ditabok mami*
hmph
only u in my bottom heart, no body else, but u in over the world...

Offline Shanty_minsun

  • Hero
  • *****
  • Posts: 2262
    • View Profile
mami, tengkyu ya dah di up date, wdh hye sun segitu saking kagumnya ama mino ampe serinng kepentok pintulah , jendela, aduh mam kasian dunks ntar hye sun bisa benjol [hmpfh] [hmpfh] [hmpfh] [hmpfh]
tapi mam, kayaknya mino disini dah naksir hye sun juga ya, abis suka bener godain hye sun sampe kegeeran gitu


    #Goo Hye Sun,U were meant to be #Lee Min Ho

Offline aisshin

  • Senior
  • ****
  • Posts: 875
  • cute LEADER SNSD ! ^^taeyeon^^
  • Location: sidoarjo
    • View Profile
loh tp bener kan mam mino emang slalu bikin klepek2 jgn bilang kalo mami udah ga kesetrum sm mino asik2 kalo gt sini mino buat eke aja mam *plakplakplak* [hmpfh] [hmpfh] [laughing] [laughing] [laughing]
[guns] [guns] [guns] mampus lu [hmpfh]

aisshin, [nono] [nono]

fara, bukan pemalu tapi penakut [hmpfh]

tisa, hy say [biggrin]
oh salah ya mi ? [hmpfh] [hmpfh]
maklum eke belom baca [hmff] [hmff]
yaaah ketauan deh [on] [on] [hmpfh]

BAIFERN & MARIO [lovestruck]

Offline Echyn MinHo LeeSun

  • Senior
  • ****
  • Posts: 635
  • gaya ala RATHOT + CASSAMINONG.. haha
  • Location: manado
    • View Profile
KENTANG ...............................................  [whip] [whip] [whip]

TAPI GK PA2 DAH MAM.. YG PENTING UDAH DI UPDATE  Emoticons0427 Emoticons0427 Emoticons0427

GW SUKA GAYA LOE MAMIII............  [AddEmoticons04225] [AddEmoticons04225] [AddEmoticons04225] [AddEmoticons04225]

Sumpah Suka banget aku cerita yg Pemeran Cowoknya Awal2 gk suka sama Ceweknya

ntar lama2 pasti bakalan SUKA BANGET ..............  Ha Ha Ha  [AddEmoticons04263] [AddEmoticons04263] [AddEmoticons04257] [AddEmoticons04257]
http://i54.tinypic.com/2w30vac.jpg[/img]

favorite couple
MinSun
KhunToria :D [/center]

Offline Be my self

  • Admin
  • Hero
  • *****
  • Posts: 7360
  • that winkkkk!!! *fainted
    • View Profile




Untuk kesekian-kalinya aku menghela nafas. Di sekolah sekalipun, aku tetap tidak mampu mengusir bayanganmu dari pikiranku. Sungguh mengelikan. Saat ini aku sedang memikirkan apa yang sedang kau lakukan di gedung yang bersebelahan dengan sekolahku. Mungkinkah kau juga sedang memikirkanku? Sampai di sini pipiku mengembung. Bagaimana mungkin kau memikirkanku? Di rumah saja kau tidak memperlihatkan reaksi itu apalagi di sekolah, huhuhu … nyesak banget waktu mengingat kenyataan ini.

“Yoo—kamu!!”

Sebuah tangan tiba-tiba menyambar pundakku. Aku tersentak—ketakutan seperti pencuri yang tertangkap basah karena telah melakukan sesuatu yang tak pantas.

Aku segera menoleh ke belakang. “Soeun-a!!” teriakku lega.

“Wegude?” Soeun menjatuhkan dirinya di sebelahku. “Masih bermimpi?” dia meletakkan telapak tangannya di keningku. “Atau .. kau sedang sakit?” tambahnya dengan nada mengejek.

Wajahku memerah. “Yaa—singkirkan tanganmu!”

“Hey come on, girl … ,” Soeun tertawa. “Realitislah sedikit! Minho sunbae itu mustahil buatmu. Saingan-sainganmu sudah mengantri dari sini sampai ke sana … “ Soeun menunjuk dari ujung bumi sebelah selatan sampai ke utara. “Mereka hebat-hebat—dari pendidikan, body sampai status keluarga … ,” lanjutnya dengan gaya menghitung. “Kau kalah jauh, Hyesun-a .. “

Aku cemberut. “Aku nggak ngerti maksudmu!”

“O ya?” mata Soeun melebar. “Masih berlagak di hadapanku?”

Aku tak menjawab.

“Aku heran padamu .. ,” Soeun menepuk telapak tanganku keras-keras menyebabkan aku menjerit kesakitan. Aku segera mendeliknya dengan kesal. “Kita masih sangat muda, Hyesun-a. Banyak kesempatan terpampang di hadapan kita.” Soeun melebarkan tangannya. “Kita tinggal memilih dan memetik salah satu di antara mereka, baik itu pendidikan, karir dan cinta. Untuk apa bermimpi buat sesuatu yang tidak teraih … “

Aku tetap membisu. Tatapanku terarah ke depan—hampa.

“Percayalah!” Soeun menepuk pundakku. “Ikuti caraku. Berpacaranlah dengan orang setingkat dan seumuran dengan kita .. dan akan kau rasakan bagaimana indahnya dunia ini .. ,” lanjut Soeun dengan gaya sok menasehati.

Aku tidak mampu menahan untuk tak tertawa. Soeun—si jutek yang centil ini berlagak dewasa?

“Hey—saya serius!!” wajah Soeun berubah cemberut.

“Ne. Ne—aku tahu kau serius .. ,” aku mengelus punggungnya--berusaha untuk menenangkannya, tapi tetap saja ketawaku tak berhenti.

“Huhh—kau ini!!”

Tiba-tiba dia mengetok kepalaku.

“Akhh—apho!!” teriakku minta ampun.

“Huhh!!” Soeun mendengus lagi.

Dia berdiri dari bangku dan memutar tubuh ke samping. Tiba-tiba dia berteriak sambil menunjuk ke depan.

“ITU—IDOLAMU!!”

“MWO?!” aku terlonjak dari tempat dudukku—hampir terpelanting akibat keterkejutan yang teramat sangat. Wajahku memucat seputih kapas. “MANA?” tanyaku sambil celingak-celinguk kesana-kemari.

“BOONG!!” teriak Soeun sambil berkelit. “I get you, Hyesun-ssi!! Ha .. ha ..”

“KIM SO EUN!!” jeritku.

Tanganku bergerak bermaksud mencubit pinggangnya tapi dia sudah melesat ke ambang pintu. Suara ketawanya mengelegar di aula sekolah yang tidak begitu ramai itu.

“Ha .. ha .. aku akan mencarimu lagi nanti .. ,” Soeun melambaikan tangannya dari balik pintu keluar. “Ingat, jangan bermimpi lagi! Tar kejendot pintu!!”

“Yaishh--!!”

Saputangan bermotif bunga-bunga kecil melayang dari tanganku—berputar sedikit di udara kemudian mendarat di atas pintu yang sudah tidak tampak lagi batang hidung Soeun. Aku menghembuskan nafas kuat-kuat. Mengapa begitu sial hari ini?

Aku berlari ke pintu—meloncat-loncat buat mendapatkan kembali saputanganku tersayang. Tapi sial, aku terlalu pendek …


******


Aku berkomat-kamit sendirian. Saputanganku masih bertengger dengan anggun di atas daun pintu dan aku tidak berhasil meraihnya.

Akhirnya aku menyerah dan keluar dari aula sekolah. Kutelusuri lorong terbuka yang menghubungkan ruang kelas dengan kantin. Kepalaku tertunduk dalam keadaan menyedihkan. Sapaan-sapaan dari teman-teman sekelas kubalas sekedarnya. Aku sadar mereka berbisik-bisik sambil tertawa kecikikan. Entah apa yang membuat mereka berlaku begitu, aku tidak mau tahu. Pikiranku dipenuhi nasib saputanganku yang malang. Oh—my handkerchief …

Suara samar-samar yang saling bersahutan di depan membuatku mengangkat wajah perlahan. Mataku langsung terbelalak lebar terhadap apa yang berhasil kutangkap. Mampus aku! Seperti melihat hantu di siang bolong, wajahku memucat. Aku menoleh ke kiri dan kanan. Akhirnya kudapatkan tempat bersembunyi. Secepat kilat aku melesat ke balik pilar bundar di dekat situ.

Suara-suara tersebut semakin mendekat. Suara ketawa cekikikan yang sangat menyebalkan. Ingin sekali aku mengarahkan tembakan jitu ke jidat mereka. Aku memejamkan mata rapat-rapat. Berharap tidak ada yang melihat keberadaanku. Aku tak sadar kau melirik ke arahku. Tidak tahu apa kau melihatku karena lirikan itu hanya sekilas. Perlahan wajahmu menunduk dan menyunggingkan senyum tipis.

“Apa kau punya acara di malam minggu ini?”

Kudengar salah seorang sunbae yang kecentilan bertanya padamu. Mataku terbuka perlahan-lahan. Kalian melewatiku begitu saja. Kepalaku terjulur ke depan guna menangkap jawaban darimu.

“Anhi .. “

Paling tidak jawaban itu yang kuharapkan! batinku dengan bibir mengerucut.

Aku menghembuskan nafas kemudian membentur-benturkan jidatku ke pilar. Terasa sakit tapi cukup menenangkan perasaanku yang tak terkendali.

“Hancurkan sekalian batok kepalamu!!”

Aku tersentak. Dengan cepat aku menoleh ke belakang.

“Soeun-a … “

“Kamu .. ,” dia berjalan kearahku sambil mengarahkan telunjuknya. Ditusuk-tusuknya jidatku dengan telunjuknya itu. “Dinasehati nggak mau dengar. Diberi pengertian nggak mau tahu …,” katanya kesal.

“Miane .. ,” ujarku lirih.

“Huhh—julukan itu benar-benar cocok buatmu .. ,” dengus Soeun.

“Mwo?” tanyaku tak mengerti.

Bibir Soeun menyunggingkan senyum tipis. “The .. little .. co .. ward .. ,” jawabnya dengan cara mengulur kata-kata tersebut sepanjang dan selama mungkin.

“MWO?” aku sangat terkejut. “Dari mana kau mengetahuinya?” tanyaku gugup.

Soeun mengangkat bahunya. “Hampir seluruh siswa mengetahuinya .. Juga para sunbae dari universitas Seoul … si little cowardnya minho sunbae … “

“Oh—dari siapa?” aku hampir menanggis. Perasaan malu membuatku mundur beberapa langkah dengan gontai. Tanganku menutup wajah erat-erat. Bagaimana caranya aku menghabiskan masa beberapa tahun di sekolah ini jika hal memalukan ini sudah tersebar seantero sekolah, bahkan universitas Seoul di mana kau kuliah?


******



Aku berusaha menyelesaikan rumus-rumus matematika ini, tapi tak berhasil. Pandanganku mulai berkunang-kunang. Aku meringis. Maagku kumat lagi.

Pintu depan dibuka oleh onnie. Dia memasuki ruangan dengan dua kantong belanjaan terjinjing di tangan.

“Hey—Hyesun-a .. ,” dia menyapaku.

Aku mengangguk sambil berusaha tersenyum.

Onnie meletakkan belanjaannya ke atas meja kemudian dia mendekatiku.

“Kenapa? Wajahmu terlihat pucat?”

Aku mengeleng. “Tidak apa-apa. Hanya rumus-rumus ini membuatku pusing .. ,” kataku beralasan.

Onnie tertawa sambil mengelus rambutku. “Mian, onnie tidak bisa membantumu. Matematika merupakan pelajaran terburukku .. “

Aku tersenyum perlahan. “Tidak apa-apa .. ,” jawabku sambil berusaha mengatur irama suaraku terdengar sewajar mungkin.

“Kalau begitu lanjutkan saja .. “

Onnie menepuk pundakku kemudian berbalik menuju ke kamarku. Aku meliriknya sekilas, lalu meringis lagi. Perlahan kutarik kembali buku lesson dan mulai menghadapinya. Sungguh saat ini aku tidak ingin dipusingkan dengan bayanganmu.


*******  



Eunhye masuk ke dalam kamar Minho. Pemuda yang lagi menghayati buku skripsi tebal di tangannya itu menghentikan kesibukkannya.

“Pulangnya cepat banget?”

Eunhye mendekati meja di mana Minho berada. “Bosku menganti lemburku kemarin malam .. ,” jawabnya cuek sambil mencondongkan tubuh ke depan. “Bagaimana skripsimu, calon psikolog?”

Minho tertawa. Ditutupnya buku skripsi dalam tangannya kemudian menaruhnya di atas meja. “Hampir selesai .. “

“Saya heran denganmu .. ,” Eunhye menjatuhkan diri di atas kursi. “obviously your life was planned … meneruskan Lee’s sudah tak bisa dielakkan lagi, jadi mengapa susah-susah mengambil jurusan psikologi?”

Minho berdiri di depan Eunhye. “Ada kalanya membaca pikiran orang sangat dibutuhkan dalam dunia bisnis .. ,” telunjuknya digerak-gerakkan dengan senyum misterius.

“Ok .. ,” Eunhye tertawa. “Dan sekarang calon psikolog .. ,” tiba-tiba dia memutar posisi tubuh Minho menghadap ke luar pintu yang terbuka. Telunjuknya mengarah ke depan. “ .. menurutmu apa yang dipikirkan si pengecut kecilmu itu?”

Minho mengulum senyumnya. Tubuhnya ditegakkan kemudian dia menepuk pundak Eunhye. Dengan tenang dia berjalan kearah pintu.

“Hey—mau kemana?”

Teriakkan Eunhye tidak dihiraukannya. Begitu sampai di luar, ditutupnya pintu itu.


*******



Perlahan-lahan aku meletakkan pensil di tanganku ke atas meja. Sakit di lingkaran perutku semakin terasa. Keringat dingin bercucuran dari seluruh tubuhku. Aku mengigit bibir keras-keras. Ingin sekali berteriak tapi tidak kulakukan. Aku tidak mau dianggap gila!

“Buka mulutmu!”

Aku tersentak. Suara yang begitu kukenal. Aku mengangkat wajah dengan cepat.

“Mwo?”

“Buka kataku!” perintahmu tegas.

Dengan patuh aku membuka mulutku. Sesuatu kau letakkan di lidahku, lalu tanganmu yang memegang gelas berisi air putih terjulur kearahku.

“Minum airnya dan telan .. “

Sekali lagi aku melakukannya dengan patuh.

“Apa itu?”

Bagus, tanpa mengetahui apa yang kau berikan padaku, aku langsung memakannya. Bagaimana jika itu racun?

“Obat maag .. ,” jawabmu pendek.

“Obat maag?” aku mengulang kata-kata itu—tak percaya. Bagaimana kau bisa mengetahui kalau aku sakit maag?

“Terlambat makan siang lagi?” tanyamu.

Aku mengangguk pelan.

“Apa ini?” tanganmu menunjuk buku-buku di atas meja.

“Tugas dari sekolah .. ,” jawabku.

“mathematics?”

Aku mengangguk. Kau kemudian menjatuhkan diri di sebelahku—membuatku gugup. Tanganmu meraih buku lesson terdekat dan menyelaminya. Aku berusaha mencegah tapi begitu kau menoleh kearahku, aku langsung membungkam di tempat.

“Apa ini?” alismu berkerut perlahan.

“Mwo?” aku balas bertanya.

“Salah semua .. ,” sahutmu sambil melirikku.

Aku mengangga. “Ne? Masa?”

Tiba-tiba kau menarikku kearahmu.

“Seharusnya begini .. “

Tanganmu mulai mengores-gores kertas kosong yang berserakan di atas meja. Mulutmu komat-komat—begitu istilah dariku, karena aku tidak berhasil menangkap sedikitpun penjelasan-penjelasan darimu—menerangkan rumus-rumus matematika yang tidak kumengerti. Mataku berpusat pada bibirmu yang bergerak-gerak halus—begitu seksi dan memikat. Andai saja aku dapat menjamah dan merasakannya. Pandanganku meredup. Suaramu mendayu-dayu lembut, membuaiku ke alam mimpi bak musik klasik yang sering kau putar. Sakit mag yang kurasakan hilang begitu saja. Entah pengaruh obat yang kau berikan atau kehadiranmu di sini? Aku tidak ingin memikirkannya sekarang.

“Understand?”

Aku tersentak.

“Ne?”

Wajahmu condong ke depan hingga hampir menyentuh wajahku. Aku menyusut ketakutan.

“Kau mendengarku tidak?” tanyamu dengan kening berkerut.

“Saya .. ,” aku melirik ke segala arah. “Miane .. ,” jawabku sambil memejamkan mata. Ketahuan lagi aku sedang melamun!

“Dasar .. “

Getokan halus mendarat di kepalaku. Aku membuka mata dan ternyata kau sudah berdiri dari kursi.

“Beristirahatlah, kita lanjutkan lagi nanti malam .. ,” katamu halus.

Aku mengangguk patuh—seperti biasanya, si pengecut kecilmu.

“O ya .. ,” kau berbalik. “Tentang panggilan itu ..,” tanganmu bergerak ke depan kemudian dijentikkan. “Jangan dimasukkan dalam hati .. “ lanjutmu sambil tersenyum. Lesung pipi yang sangat dalam menghiasi wajahmu. Kau memutar tubuh kemudian masuk ke dalam kamar.

Meninggalkanku .. yang hanya bisa melongo di tempat seperti orang bego.


******
« Last Edit: October 20, 2010, 09:42:08 am by mrs. Lee Min Ho »

EVIL SMILE ^^

'LOVE' ... keeps it strong!!!

Our MinSun

Offline revynska

  • Police
  • Hero
  • *****
  • Posts: 1639
    • View Profile
Mami tengkyuuuuuuuuuu updatenya^^

hyesun ane ngerti apa yg kau rasakan saat ini * pengalaman pribadi jaman2 skulah dulu* hmpf mengagumi tanpa dicintai tp mencintaimu adalah bahagia untukku wkwkwk kyk lagu hihi mino nganggep hyesun sbg adek ato pacar ni kalo diperhatiin kyk gt kan hyesun bs salah paham dikiranya mino suka sm dy eh ato emang suka ya kyknya suka de suka aja de harus itu walaupun msh bocah jg hmpf

heuheu sapa coba yg ga bakal tergoda sm bibir padat ranumnya mino ane jg mauuuuuuuuuuuuuuuuuuu *langsung nyicip bibir mino* LOL 



ADAM COUPLE SELCA

Offline Be my self

  • Admin
  • Hero
  • *****
  • Posts: 7360
  • that winkkkk!!! *fainted
    • View Profile
Mami tengkyuuuuuuuuuu updatenya^^

hyesun ane ngerti apa yg kau rasakan saat ini * pengalaman pribadi jaman2 skulah dulu* hmpf mengagumi tanpa dicintai tp mencintaimu adalah bahagia untukku wkwkwk kyk lagu hihi mino nganggep hyesun sbg adek ato pacar ni kalo diperhatiin kyk gt kan hyesun bs salah paham dikiranya mino suka sm dy eh ato emang suka ya kyknya suka de suka aja de harus itu walaupun msh bocah jg hmpf

heuheu sapa coba yg ga bakal tergoda sm bibir padat ranumnya mino ane jg mauuuuuuuuuuuuuuuuuuu *langsung nyicip bibir mino* LOL 


pengalaman sendiri [what] ketahuan ganjengnya [hmpfh] [hmpfh] .. [guns] [guns] rasain, dilarang nyicip bibir hubby gw [nono] [nono] ...
hyesun sih bawaannya tunggang langgang klu udah berhadapan dgn minho. jantung berdegup kencang sedangkan kepala sering benjol  kejendot pintu and dinding,, ehhh nyium pilar n tiang juga [laughing] [laughing]

EVIL SMILE ^^

'LOVE' ... keeps it strong!!!

Our MinSun

Offline Vay_za

  • Senior
  • ****
  • Posts: 917
    • View Profile
Mami tengkyuuuuuuuuuu updatenya^^

hyesun ane ngerti apa yg kau rasakan saat ini * pengalaman pribadi jaman2 skulah dulu* hmpf mengagumi tanpa dicintai tp mencintaimu adalah bahagia untukku wkwkwk kyk lagu hihi mino nganggep hyesun sbg adek ato pacar ni kalo diperhatiin kyk gt kan hyesun bs salah paham dikiranya mino suka sm dy eh ato emang suka ya kyknya suka de suka aja de harus itu walaupun msh bocah jg hmpf

heuheu sapa coba yg ga bakal tergoda sm bibir padat ranumnya mino ane jg mauuuuuuuuuuuuuuuuuuu *langsung nyicip bibir mino* LOL 



Widih si mak ternyata juja punya pengalaman kea' gini  [hmpfh] [hmpfh] [hmpfh]

Mak ikutan icip-icip juga ya... buat mami

Emang si minong bigos ya mi kok seantero kampus bisa tau julukan itu  [chin] tapi ternyata diem-diem minong perhatian juga ya ma hyesun  [hmpfh]

Offline Be my self

  • Admin
  • Hero
  • *****
  • Posts: 7360
  • that winkkkk!!! *fainted
    • View Profile
vay, itu gosip disebarin ama sunbae2 centil. ga ada sangkut-pautnya ama minho [hmpfh] [hmpfh] wlp begitu, dia sadar klu gosip itu sangat menganggu ketentraman perasaan hyesun makanya di bagian terakhir dia minta hyesun jangan memasukkan itu ke dalam hati [lovestruck] [lovestruck]

EVIL SMILE ^^

'LOVE' ... keeps it strong!!!

Our MinSun

fara

  • Guest
Mami gomawo udah diupdate [lovestruck] [lovestruck] [lovestruck]
wihh minho perhatian banget ma hyesun sampe2 dia langsung tau kalo hyesun lg maag [lovestruck] kakaknya hyesun aja ngga tau kalo hyesun maag. Trus minho ngasih obatnya pula [lovestruck]. Aku jg mau dund mi kayak hyesun dikasih obat plus dikerjain tugasnya ma minho [hmpfh] [hmpfh] [hmpfh]