Author Topic: SECRET RAINBOW, colab by me, voldi and itaraya--> Green : Part 4, 6 August 2011  (Read 16010 times)

Offline Be my self

  • Admin
  • Hero
  • *****
  • Posts: 7360
  • that winkkkk!!! *fainted
    • View Profile
mohon diperiksa page permulaan, udah gw tambahin banner, casts ama summarynya [biggrin]
brati besok chap perdana... [hmpfh] [hmpfh]
sebnrnya chp perdananya udah dipost voldi di fb,, mudah2an segera dibawanya kemari [laughing] [laughing]

EVIL SMILE ^^

'LOVE' ... keeps it strong!!!

Our MinSun

Offline moow

  • Senior
  • ****
  • Posts: 854
    • View Profile
 [what] uda ya mam?? di grup/note?? [sweat] [sweat]

Love you more than I can say

Offline Be my self

  • Admin
  • Hero
  • *****
  • Posts: 7360
  • that winkkkk!!! *fainted
    • View Profile
[what] uda ya mam?? di grup/note?? [sweat] [sweat]
di group. semua updatean buat ff ini akan dipost di group. jadi, periksa aja ya [biggrin]

EVIL SMILE ^^

'LOVE' ... keeps it strong!!!

Our MinSun

Offline moow

  • Senior
  • ****
  • Posts: 854
    • View Profile
[what] uda ya mam?? di grup/note?? [sweat] [sweat]
di group. semua updatean buat ff ini akan dipost di group. jadi, periksa aja ya [biggrin]
Emoticons0423 Emoticons0423 tar gw cek di group.. [biggrin] [biggrin]

Love you more than I can say

Offline itaraya

  • Senior
  • ****
  • Posts: 722
  • ~can' t take my eyes off you~
    • View Profile
yuhu....si mami dah bikin bennernya, muantep mam [smiley-gen013] [smiley-gen013] [smiley-gen013]
berarti suruh voldi tuk copas part 'merah 1 [hmpfh] di sini ya mam

[what] uda ya mam?? di grup/note?? [sweat] [sweat]
di group. semua updatean buat ff ini akan dipost di group. jadi, periksa aja ya [biggrin]
Emoticons0423 Emoticons0423 tar gw cek di group.. [biggrin] [biggrin]
moow dah masuk grupkan, si unyu bikin grupnya tertutup untuk umum, klo belum nanti di add deh [hmpfh]
[lovestruck][lovestruck]
saggy credit to mami love

Offline Be my self

  • Admin
  • Hero
  • *****
  • Posts: 7360
  • that winkkkk!!! *fainted
    • View Profile
gw tambahin bannernya [biggrin]


EVIL SMILE ^^

'LOVE' ... keeps it strong!!!

Our MinSun

Offline sisicia

  • Hero
  • *****
  • Posts: 1974
  • My Lovely Sunny
    • View Profile
mana mana mana????


Aldian Ajhusi dan Istri Polosnya

[hmpfh][hmpfh][hmpfh]

Offline moow

  • Senior
  • ****
  • Posts: 854
    • View Profile
yuhu....si mami dah bikin bennernya, muantep mam [smiley-gen013] [smiley-gen013] [smiley-gen013]
berarti suruh voldi tuk copas part 'merah 1 [hmpfh] di sini ya mam

[what] uda ya mam?? di grup/note?? [sweat] [sweat]
di group. semua updatean buat ff ini akan dipost di group. jadi, periksa aja ya [biggrin]
Emoticons0423 Emoticons0423 tar gw cek di group.. [biggrin] [biggrin]
moow dah masuk grupkan, si unyu bikin grupnya tertutup untuk umum, klo belum nanti di add deh [hmpfh]
group minsun fanfic di fb kan sist? [sweat] atau ada group yg laen [what]

Love you more than I can say

Offline itaraya

  • Senior
  • ****
  • Posts: 722
  • ~can' t take my eyes off you~
    • View Profile
gw tambahin bannernya [biggrin]

http://farm6.static.flickr.com/5136/5561319651_cb5eb97367.jpg

benernya cakep [love eyes] [love eyes] btw bennernya sama ama ava di grup FB [smiley-gen013] [smiley-gen013]

group minsun fanfic di fb kan sist? [sweat] atau ada group yg laen [what]
moow, bukan di grup minsun sist, mami bikin grup baru tuk ff ini ja sih nama grupnya 'SECRET RAINBOW' [hmpfh]

[lovestruck][lovestruck]
saggy credit to mami love

Offline lee sun ho

  • Full
  • ***
  • Posts: 265
  • onnie you're so pretty
    • View Profile
horreeee....ff baru lg nih...cukhae y mom,voldi and onnie ita...
sebutanya trio kentang yah wkwkwk [guns] [guns]
kapan nih di update chap perdananya ....perasaan dah lama bgt deh...!
ditunggu yah trio kentang....wkwkwk [hammer] [hammer] [hammer] [hammer]
*pdahal sih dah baca n' comment di FB...hehe*
MinSun....''I will always love Them''
forever and ever

Offline Be my self

  • Admin
  • Hero
  • *****
  • Posts: 7360
  • that winkkkk!!! *fainted
    • View Profile
RED : PART ONE
by voldi [biggrin]

 

Entah sejak kapan ia merasa seperti ada seseorang yang selalu mengikutinya. Tuhan? Bukan. Tapi seseorang. Seseorang dengan wujud seperti dewa, dan juga selalu muncul seperti jelangkung. Selalu mengulurkan tangannya ketika Eryn terjatuh, menopang tubuhnya ketika ia lelah—seperti dewa. Selalu datang tanpa diundang dan selalu pergi tanpa pamit—seperti jelangkung. Eryn sadar ‘seseorang’ itu ada didekatnya, si Secret Rainbow—sebutan Eryn untuk ‘seseorang’ itu. Tapi entah kenapa ia selalu merasa otaknya buntu jika harus menebak siapa ‘seseorang’ itu.

Eryn Joo, seorang penjaga toko alat musik di pinggiran kota Seoul. Hidupnya kalo mau dibilang naas, tidak, beruntung juga tidak. Ia yatim piatu, kedua orangtuanya tidak meninggalkan apapun untuknya. Ah, bukan. Bukan kedua orangtuanya. Tapi ibunya. Hingga umurnya 12 tahun ketika ibunya meninggal, Eryn tidak pernah tahu siapa jati diri ayah kandungnya. Tidak pernah tahu, tidak akan pernah tahu, dan tidak akan pernah mau tahu. Silahkan anggap ia sebagai anak durhaka. Tapi mata dan telinganya sudah kebal mendengar semuanya. Sebutan anak haram yang seharusnya anak berumur lima tahun tidak tahu apa artinya, ia sudah tahu. Caci maki dan hinaan dari semua orang yang memandangnya sudah dianggap sebagai bagian dari ‘kesenangan’ hidup.

Hanya ada dua hal yang mampu membuatnya bertahan untuk tidak menyusul ibunya ke surga. Sang Secret Rainbow dan Piano tua di sudut toko tempatnya berkerja. Setiap hari ia selalu memandangnya. Berharap suatu saat ia punya uang dan akhirnya membebaskan sang Piano dari tutupan kain putih yang bahkan warnanya tidak jelas antara putih atau abu-abu saking kotornya.

“Memandangi piano itu lagi?” Eryn mengalihkan pandangannya ke kiri. Majikannya, Tuan Song sedang memandangnya dengan senyum yang tak pernah hilang dari bibirnya.

“Ah..aniyo.” Eryn melanjutkan pekerjaannya membersihkan sebuah klarinet. Sebisa mungkin ia tidak melirik tuan Song yang masih setia berdiri disampingnya.

Sebuah tepukan pelan mengalihkannya lagi dari pekerjaanya. Senyum tuan Song masih terpatri di wajah keriputnya. Terkadang Eryn heran—dan juga iri—kenapa senyum majikannya itu tak pernah hilang dari bibirnya. Seakan-akan tuan Song tak pernah punya beban hidup.

“Jangan khawatir. Piano itu akan tetap berada di situ sampai kau punya cukup uang untuk membelinya.”

Senyum Eryn melebar. “Ne. Gamsahamnida, tuan Song.”

Setelah menepuk pundak Eryn pelan, tuan Song langsung pergi. Naik ke lantai dua, tempatnya mengelola toko kecil ini

 

>>>>>>>>>>.<<<<<<<<<<

 

Lalu lintas pusat kota Seoul tetap padat seperti biasa. Para pejalan kaki masih tetap saling berebut tempat. Masalah piano tua masih menggelayuti pikiran Eryn walaupun tuan Song sudah memberitahukannya bahwa ia bisa memiliki piano itu.

DEG

Perasaan itu lagi muncul. Perasaan dimana Eryn merasa ada seseorang yang mengikuti dan mengamatinya dari jauh. Eryn mengedarkan pandangannya ke sekeliling. Nihil. Lautan manusia menghalangi pandangannya. Ia menghela napas pelan lalu melanjutkan langkah kakinya. Ia tahu bahwa ia sudah berada di penyebrangan khusus pejalan kaki, tapi pikirannya kembali melayang ke piano tua itu tanpa menyadari bahwa lampu hijau sudah berganti merah. Ia tetap terus berjalan.

Suara-suara peringatan dianggapnya angin lalu, raungan klakson truk dianggapnya dentingan tuts piano. Ia baru sedetik menoleh ke arah kanan, baru sedetik ia membelalak kaget melihat truk besar melaju ke arahnya, hingga tangan kekar itu menarik pinggangnya dan memeluknya erat. Gravitasi membuat keduanya jatuh dengan bantingan cukup keras ke aspal jalanan. Tapi Eryn sama sekali tak merasakannya karena ia berada di atas. Matanya kemudian membuka perlahan. Yang pertama dilihatnya adalah orang-orang berwajah khawatir dan terus bercuap-cuap ‘kau baik-baik saja’ atau ‘perlu kupanggilkan dokter’ tapi ia tak memperdulikan semuanya. Matanya nyalang mencari sosok yang telah menyelamatkannya.

DEG

Perasaan itu muncul lagi ketika matanya bersibobrok dengan iris seseorang yang sekelam malam. Ia hanya bisa melihat matanya. Eryn kemudian berusaha berdiri dan memanggil orang itu. Tapi seakan takdir mempermainkannya, hasilnya nihil. Lautan manusia semakin menenggelamkan sosok pemuda itu, suara teriakan meredamkan suaranya sendiri.

Hanya punggung tegap itu yang selalu diingatnya. Punggung tegap yang pertama kali dilihatnya sejak ia berumur dua belas tahun, namun punggung itu terlihat lebih lebar dan tegap sekarang.

Ia tersenyum lembut dan berbisik, “My Secret Rainbow, gamsahamnida.”

 

TBC


EVIL SMILE ^^

'LOVE' ... keeps it strong!!!

Our MinSun

Offline moow

  • Senior
  • ****
  • Posts: 854
    • View Profile
love it..love it..secret rainbownya pst min ho... aye!!! [lovestruck] pasti selalu ada alasankan knapa secret rainbow ga pernah mau nunjukin diri..? [what] [what] next part mami ato sis ita nih? [chin] "LANJUUT" punk punk

Love you more than I can say

Offline moow

  • Senior
  • ****
  • Posts: 854
    • View Profile
gw tambahin bannernya [biggrin]

http://farm6.static.flickr.com/5136/5561319651_cb5eb97367.jpg

benernya cakep [love eyes] [love eyes] btw bennernya sama ama ava di grup FB [smiley-gen013] [smiley-gen013]

group minsun fanfic di fb kan sist? [sweat] atau ada group yg laen [what]
moow, bukan di grup minsun sist, mami bikin grup baru tuk ff ini ja sih nama grupnya 'SECRET RAINBOW' [hmpfh]


[what] bukan ya sis?? mau dong di add..keren nih ffnya [lovestruck] [lovestruck]

Love you more than I can say

Offline Be my self

  • Admin
  • Hero
  • *****
  • Posts: 7360
  • that winkkkk!!! *fainted
    • View Profile
moow, udah gw add,, thanks dah suka ff ini [biggrin]

EVIL SMILE ^^

'LOVE' ... keeps it strong!!!

Our MinSun

Offline moow

  • Senior
  • ****
  • Posts: 854
    • View Profile

Love you more than I can say